karena gw poninya menyamping ke kiri, jadi gw share poni kiri ajah y hehehe......
Wanita dengan poni menyamping kiri memiliki
sisi feminin yang lebih dominan. Maka, jangan heran jika wanita tipe ini
lebih mementingkan perasaan karena dia suka berbicara dari hati ke
hati. Alih-alih menempatkan dirinya sebagai pemeran utama dalam segala
kesempatan, dia lebih memilih untuk mengambil peran pendukung. ?
Wanita
tipe ini juga sangat berhati-hati dalam menjaga perasaannya, sehingga
dia cenderung terlihat sebagai seorang pemalu ketika menghadapi cinta.
Itulah mengapa dia kerap mengalami kesulitan dalam menemukan pasangan.
Namun jauh di dalam hatinya, dia ingin sekali melabuhkan cintanya pada
seorang pria yang menarik perhatiannya.
Yuk di baca mana golongan darah kamu...
Makin ditunda makin berbaris
GolDar #A punya cara pikir beda
Kadang2 mikirnya berlapis/?
#A itu pas lagi konsentrasi gak bisa di ganggu, ke ganggu dikit aja, udah buyar semua
Makanan yang harus dijauhi GolDar ?#?A?: udang, lobster, susu, daging, keju, minuman bersoda dan sayur pare
#B: telur puyuh, minuman bersoda, jagung, roti gandum, tomat, kacang tanah, belimbing, daging, lobster Makanan yang harus dikonsumsi B: susu, bubur, keju, sayur brokoli, kembang kol, wortel, teh hijau, daging, ikan dari laut
#B paling cuek. mereka seperti punya aturan sendiri. meski dalam hati sudah berniat untuk selalu disiplin
Bagi #B, penampilan itu ya gini ini. suka gak suka, this is me. apa adanya
Kamu pasti #B ya? | Kok tau? | Karna kamu itu energik, spontan tapi kadang ceroboh nak"-- Kalau
#B itu justru paling alergi sama aturan yang terlalu kaku & mengikat. Bener kan? pasti bener
#B itu kalau marah suka gak kekontrol, tapi cepet ngelupain. padahal lawannya masih sakit hati-_-
#B cuek diem2 care. dingin diem2 sayang/?
#B itu suka gengsi nyatain isi hatinya. kadang mau bilang ini yang keluar malah itu
#B itu kalau udah sayang pasti bakal perhatian banget, sampe dikatain bawel sama pasangannya Kebebasan itu udah jadi nafasnya
#B Kalau ortu beri nasihat Pahami maksudnya, jangan dengar marahnya GolDar
#B itu bukan nekat Mereka pasti tahu konsekuensinya
#B pacar aja bisa di cuekin, gimana mantan?! jadi yang jadi mantannya B sabar aja yaa
Pagi #B, ayo bangunnya jangan di biasaain siang #B ngalong karena besok libur/?
#B gitu ya, suka jailin orang.. tapi untungnya kamu friendly kita maapin deh
#B "Hidup itu untuk berpetualang"
#B itu kalau ngomong suka bikin orang tersinggung tanpa bermaksud nyinggung/?
Hey #B, sama temen juga cuek?
Ciyeee #B yang cueknya kelewatan tapi diam2 perhatian ciyeee Ibarat musim panas,
#B paling menggebu-gebu kalau ada "somethingnya", tapi ya gitu kadang kelamaan datengnya #B itu gampang menggebu-gebu sama sesuatu, gampang bosen juga
#B itu kadang sering dikira ember, padahal gak-_-
Katanya, #B itu demen ngegosip tapi benci digosipin-_-
#B itu kalau dinasehatin reaksinya "oh iya iya" tapi sebenernya masuk telinga kanan keluar telinga kiri/? #B itu mudah marah, tersingung, suka ngeyel kalau dinasehati
#B itu pedes omongannya, tapi kadang ada benernya Gaya pakaian
#B itu simpel tapi keliatan wow/?
#B itu kalau lagi jatuh cinta, marah, berbunga-bunga, dsb. itu mudah ketebak dari raut mukanya
#B itu suka bikin orang seneng dan ketawa walaupun terkadang kondisi dia sendiri lagi ngedown
#B itu kalau diajak curhat ngasih nasehatnya sok bijak, padahal gak ngerti sama maksud omongannya sendiri-_-
#B itu kalau galau butuh banget temen curhat
#B itu rata2 cepet nyambung sama pelajaran. tapi, gampang cepet lupa karena males mempelajarinya kembali
#B itu bukan males, tapi dia punya cara sendiri buat selesain pekerjaannya/?
#B itu kalau di kelas paling suka duduk agak ke tengah. Bener? Hey
#B, masih suka cuek?
#B "To me, doing is the best planning" Katanya,
#B itu sifatnya pendendam. tapi, gak pernah kesampaian dendamnya
#B itu suka ngelanggar aturan, berjiwa bebas gak
suka dikekang
GolDar #O ketika bertemu dengan orang yang ia sukai, bingung, dan tidak tau harus berbuat apa
Kebiasaan dari #O: keras kepala, pingin punya teman baik yg banyak, gak terlalu suka sama tekanan
Hidup #O itu kental banget sama prinsip. bahkan hal sepelepun itu harus ada aturan mainnya
Senyum itu udah jadi nafasnya #O
Jangan ingat cuman pas ada maunya
GolDar #O bukan tipe penjilat
Nggak suka, bilang apa adanya
#O itu memangnya egois?? kamu gak liat apa? mereka itu pedulian lohh
#O "Hidup untuk membuat semuanya menjadi bahagia"
#O itu kalau udah males bikin tugas, bakal ditinggalin deh itu tugas. tapi, pas mau dikumpul, dia langsung gunain the power of kepepet/? wkwk
\#O itu kalau bawelnya lagi kumat, orang2 di sekitarnya pasti bilang "ini anak ngomong apa sih, gak jelas masa-_-"
GolDar #AB ketika bertemu dengan orang yang ia sukai selalu jatuh tiap bertemu. semacam salting juga mungkin
Kadang sulit bagi #AB untuk ngejelasin sesuatu ke orang lain karna dia punya cara pandang tersendiri yg orang lain gak ngerti
Menabung itu buat bekal
Irit2 gedein saldo
Jadi #AB jangan terlalu jual mahal
Nanti repot sendiri loh
#AB itu kalau libur biasanya dihabisin sama tidur
Hey #AB, pemikiranmu Abstrak apa gak?
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
namun kau tetap tabah hm...
Meski nafasmu kadang tersengal
memikul beban yang makin sarat
kau tetap bertahan
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk hm...
Namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia
untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Salah satunya adalah mempelajari sikap duduknya karena dengan melihat posisi kakinya saat dia duduk maka anda bisa mengetahui kepribadiannya.
Lihat posisi kakinya secara samar dan seksama karena biasanya gaya duduk tidak segaja diatur tapi dilakukan secara alamiah atau tidak sadar. Jadi tidak ada salahnya anda simak beberapa rahasia posisi duduknya agar anda bisa melihat prilaku tersembunyi di balik segala sikapnya pada anda selama ini.
1. Bila dia duduk manis dengan tangan diatas lutut atau diatas kedua paha
Maka mengindikasikan bahwa perempuan ini memiliki sifat kekanak-kanakan. Perempuan ini adalah seorang pengkhayal sejati, senang melamun hal-hal yang romantis dan seksi. Karena perempuan ini sangat romantis dan sangat memuja cinta sehingga mudah terbuai dengan anggan-anggannya.
Apalagi jika diminta menjadi pasangan dari seorang lelaki tampan yang saat melamar dengan membawa sekotak berlian maka hatinya akan berbunga-bunga dan terbang melawang di awan cinta.
Tetapi pada dasarnya perempuan yang memiliki gaya duduk manis memiliki sifat jujur dalam berbagai hal termasuk jika dia merasakan bosan saat melihat ada lelaki yang lebih borju dari kekasihnya. Perempuan ini juga bertipe terbuka, terutama untuk urusan busana yang semakin minim busana yang dikenakannya makin jelas apa yang diingininya. Dia ini juga tergolong perempuan yang kreatif, apalagi untuk urusan lelaki yang akan mendapatkan limpahan cintanya. Perempuan yang senang duduk manis juga tergolong perempuan yang penuh sensasi untuk urusan ranjang, dia terkenal dapat memberikan kreasi-kreasi sensual saat bercinta untuk memberikan kepuasan maksimal pada pasangannya. Karena itu sifatnya hangat dan mudah beradaptasi dalam segala situasi. Tapi dia juga terkenal cemburuan, apalagi jika kemauannya diacuhkan padahal dia merasa dirinya sudah banyak berkorban.
2. Perempuan yang duduk kaki sejajar biasanya duduk dengan seluruh tubuh bersandar ke kursi dan posisi kaki sejajar serta tertata rapi
Menunjukkan bahwa dia adalah tipe perempuan yang hangat di tempat tidur karena seluruh auranya dipenuhi dengan gairah. Biasanya dia tidak segan melakukan apa saja untuk memuaskan pasangannya karena dia tipe pejuang yang tinggi untuk urusan cinta. Karena dia bukan tipe perempuan yang mudah menyerah, apalagi jika dia mengetahui lelaki yang telah mengambil cintanya berbalik menarik-ulur cinta dengannya. Sebuah penolakan saja tidak akan membuatnya malu, apalagi mundur karena dia akan merasa puas, apabila apa yang sudah dalam genggamannya akan dikerjakan dengan tuntas.
Memang perempuan yang duduk dengan kaki sejajar terkenal agresif sehingga sering teledor dan meninggalkan urusan lain yang menurutnya tidak penting. Jadi tidak heran jika dia akan melakukan kecerobohan dalam langkahnya. Tetapi perempuan ini tidak mudah dirayu, apalagi rayuan gombal. Apabila dia telah mengambil keputusan maka dia tidak ingin ada seorang pun yang menentangnya.
3. Jika perempuan senang duduk mengundang dengan posisi kaki terbentang lebar sehingga seperti mengundang orang-orang sekitarnya untuk memandang daerah samar di dalam pahanya yang mulus
Itu maka menandakan bahwa dia merupakan tipe perempuan yang selalu ceria, mudah bergaul dan seorang penggoda tulen. Seringkali penampilannya membuat dada lelaki berdegup keras dengan fantasi sensual yang dapat melambungkan pikirannya ke hal-hal yang terlarang. Tapi jika dia tahu penampilannya dianggap serius maka dia dapat berubah menjadi perempuan yang jutek dan ketus. Kesannya seperti jinak-jinak merpati saja.
Sebenarnya perempuan yang senang ‘mengundang’ birahi lelaki ini tidak tahan dilanda kesepian. Dia menginginkan ada seseorang lelaki yang selalu siap menghangatkannya setiap waktu. Emosinya pun mudah terhanyut ke hal-hal yang romantis karena perasaannya itu terlalu melankolis dan terkesan mendayu-dayu. Apalagi jika dia mengetahui anda memberikan perhatian besar maka perasaan melankolisnya itu akan berubah sekejap ke arah yang lebih ‘mengundang’ lagi.
4. Perempuan yang senang duduk di pinggiran kursi / ujung kursi dengan posisi kaki yang tertata rapi
maka tergolong perempuan yang bijaksana dan baik hati. Biasanya dia tidak segan membantu orang yang memerlukannya. Dia juga termasuk orang yang mudah percaya dengan janji-janji tanpa perlu pembuktian. Hal ini mengakibatkan perempuan ini sering tertipu dan mudah termakan rayuan gombal para lelaki buaya. Karena cukup dengan kata cinta dan janji pernikahan saja sudah dapat membuatnya lupa daratan karena kasmaran.
Perempuan ini juga termasuk orang yang peka dan mudah bereaksi cepat jika dia tahu ada lelaki yang memberikan perhatian lebih kepadanya. Apalagi perempuan ini tergolong orang yang tidak tega menolak cinta sehingga terkesan perempuan gampangan dan karena itu dia sering terperangkap dalam masalah yang akan disesalinya setelah melihat kehidupan yang nyata.
5. Perempuan yang duduk menyilang dengan kaki saling tumpang tindih dengan lutut dan menjatuhkan tungkainya yang jenjang
Menandakan bahwa dia adalah seorang yang memiliki pendirian teguh, tidak mudah tergoda dan tertipu oleh rayuan-rayuan gombal oleh kaum lelaki mana pun. Dia sangat fasih dalam melihat cinta yang gombal dan cinta mana yang dapat diandalkannya. Biasanya dia juga sangat jeli mengukur ketebalan dompet lelaki yang memujanya, apalagi uang lelaki itu hasil jerih payahnya sendiri atau minta kepada orang tuanya.
Tipe perempuan ini termasuk yang sangat concern atau hati-hati dalam menguji dan mengkalkulasi segala keuntungan yang akan dia dapatkan sebelum membuat keputusan. Apalagi dia termasuk perempuan yang tidak mau menyesal ataupun me-revisi kekurangan-kekurangan pasangannya nanti. Begitu dia yakin pasangannya dapat diandalkan maka dia tidak akan ambil pusing lagi untuk jatuh ke dalam dekapannya.
Tapi dia juga merupakan perempuan yang anti diberi nasihat. Karena dia merasa bahwa dirinya paling benar dalam urusan apapun. Sehingga dia tergolong orang yang egois dan sangat mementingkan dirinya sendiri. Tapi jika pasangannya dapat memberikannya kehidupan yang makmur seumur hidupnya maka dia tidak peduli usia pasangannya lebih tua atau muda sehingga dia akan tetap mau dinikahi juga. Tapi bukan berarti dia seorang materialistis sejati tapi sebenarnya dia adalah tipe perempuan yang berpendirian dan tidak mudah goyah dengan godaan-godaan yang akan membuat dirinya tidak percaya diri dengan lelaki pilihannya. Karena dia seorang perempuan yang terkenal sabar dan rajin dalam melakukan kegiatan-kegiatannya.
Jadi memang sulit saat anda ingin memilih pasangan tapi anda tidak bisa melihat sifat dan prilaku perempuan hanya dari sikap duduknya saja. Hal yang lebih utama adalah melihat dari kepribadiannya sehari-hari saat bersama anda. Hal itulah yang seharusnya diperhitungkan dan dijadikan bahan pertimbangan apakah dia pantas dijadikan isteri dan ibu dari anak-anak anda kelak atau hanya sebatas pasangan bersenang-senang saja.
6. prepare body rafting
7. berangkat ke guha bau jm 09.00 untuk body rafting.
8. selesai body rafting jam 14.00 dan makan siang
9. berankat ke pantai karas jam 15.00
10. kembali ke tempat kang dede jam 17.00 prepare pulang ke jakarta
11. berangkat dari green canyon jam 19.00 ke jakarta dengan menggunakan bus gapuraning rahayu.
12. tiba di jakarta jam 05.00 wib
Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan,
“Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”
Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi.
Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata,
“Ayah, aku yang melakukannya!”
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas.
Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? … Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”
Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata,
“Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku.
Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun Aku berusia 11. Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten.
Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?”Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.”
Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!” dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata,
“Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya, kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.”
Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku.
“Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.”Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata ber- cucuran sampai suaraku hilang.
Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas) . Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, “Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana! “Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?”
Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?”Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku.
Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. ..”Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.”Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.
Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23. Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!” Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini.Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya?
Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..”Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. “Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya.
“Tidak, tidak sakit.Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…”Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku.
Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit.
Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?”
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya.
“Pikirkan kakak ipar–ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan.
Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?”
Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!”
“Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku.
Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?” Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, “Kakakku.”
Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu.Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya.
Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku.Kata- kata begitu susah ku ucapkan keluar bibirku, “Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.” Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.
Sumber: Diterjemahkan dari “I cried for my brother six times”
Baca kalau kamu punya waktu untuk TUHAN.
Suatu hari Setan dan Tuhan sedang ngobrol bareng. Setan sedang bosan
Setan: Sir, saya melihat dunia dengan banyak manusia di bawah sana.
Saya (Setan) pasang perangkap dan pake umpan. Saya yakin mereka ndaa
bisa nolak. Saya akan mendapatkan mereka semua! Tuhan bertanya: ‘apa
yang akan kamu lakukan kepada mereka?’
Setan menjawab: Saya mengajar mereka untuk menikah dan bercerai dgn
sesama nya, juga untuk,mabok,membenci, ,menipu,mengutuk,dan mengejar
nafsu duniawi mereka.
Saya mengajar mereka bagaimana cara membuat senjata, dan cara membunuh sesamanya.Saya benar² akan bersenang.!’
Tuhan bertanya: ‘Dan apa yg akan kamu lakukan ketika semua itu telah kamu ajarkan kepada mereka?’
Kata Setan dengan bangga: ‘Oh, saya akan bunuh mereka.
Tuhan bertanya: ‘Berapa harga yg harus dibayar untuk menebus mereka?’
Jawab Setan: ‘Oh, Kamu tidak akan menginginkan mereka. Tidak ada
bagus nya mereka. Lihat, Kamu akan mngambil mereka dan mereka akan
membenciMu. Mereka meludahiMu, mengutukMu dan membunuhMu. Kamu tidak
akan menginginkan mereka!’
Tuhan bertanya lagi: ‘Berapa harganya?’
Setan melihat Tuhan & berkata ‘Semua darah, air mata, & hidupMu.’ Tuhan berkata dgn tegas ‘BAIK!’
Lalu Ia membayar harga tsb !
Bagaimana manusia semudah itu membuang Tuhan & bertanya kenapa
dunia seperti NERAKA? Bagaimana seseorang berkata ‘Saya percaya kepada
Tuhan’ tapi tetap mengikuti jalan Setan?
Bagaimana kamu bisa memforward ribuan cerita lucu lewat email &
tersebar dgn sangat cepat, tetapi waktu kamu akan memforward pesan
tentang Tuhan, kamu berpikir 2x untuk membagikannya?
Saya berdoa, buat semua yang memforward message ini, mereka agar diberkati melimpah oleh TUHAN dengan cara yg SPESIAL . Amin O:)

